« 2008-05-06 | HomePage | 2008-05-09 »

Wednesday, 07 May 2008

BERHARAP PILKADA BERSIH

22 Oktober lusa, kabuPaten Subang menggelar pemilihan kepala daerah, masih enam bulan lagi memang. Tapi suhu politiknya sudah mulai memanas. Gak cuma perang spanduk, stiker, di belakang itu adu strategi adu lobi, adu kekuatan, dan sejumlah adu lainnya pun memanas

Lagi-lagi rakyat jadi objek, dan sebagiannya bakal jadi korban politik, yang bisa dipakaikan kaos warna-warni. Sementara elit politik, berkoar dan berbusa, meyakinkan rakyat yang tidak seratus persen tahu tentang politik.

Kunjungan-kunjungan ke daerah sudah menjadi agenda wajib, gak sekedar setor muka, nyari pujian rakyatnya, nyari simpati sekaligus nyari empati rakyat, gak sedikit mereka membohongi sekaligus membododohi rakyat dengan pelajaran politik secara instant. Rakyat yang gak ngerti-ngerti juga, ya dikasih gocapan atau jigoan, biar otaknya cemerlang….

Dalam setiap kunjungannya, si elit politik sudah menyerupai nabi modern, dia sangat suci, dipuji, dihormati dan dihargai. Ketika rakyat sudah mulai tampak lugu dan bodoh, otak mereka dijejali racun dan busa yang kadung bau dan nyinyir , dengan puluhan kontrak politik bull shit, janji yang jauh api dari panggang…

Isi janjinyapun sudah ketebak, membuka lapangan kerja, mensejahterakan rakyat, menegakan supremasi hukum, memperbaiki jalan, harga minyak, beras, terigu telor murah…

Selesai itu, sang elit "ngajar" di desa lain dengan menggunakan mobil mengkilap, jas mahal sambil tebar senyuman kepada siapapun yang ditemui di jalan, sementara warga kembali ke sawah, dagang asongan, nyupir, ngamen, ngemis, mabok nyuri, ngerampok dan lain sebagainya…

Tapi, dalam sisa kepercayaan terhadap mekanisme dan elit politik yang teramat sedikit, saya masih berharap, pilkada nanti bersih, jujur adil, dan menjadi harapan baru sesungguhnya bagi warga "sisingaan" ini….

Semoga saja…