« Ketika Mata Rantai Itu Putus... | HomePage | TERCIPTA UNTUKMU »
Sunday, 11 May 2008
Ketika Penguasa Bersikap Otoriter...
Sesuatu yang ironis, sebuah acara talk show di radio Simponi yang diasuh abah renggo, dipaksa dihentikan (yang katanya) oleh penguasa daerah. Rumornya, karena talk show itu merugikan salah satu pihak dan golongan…
Talk show di simponi setiap malam senin dari jam 20.00 hingga 00.00 Wib adalah diskusi yang menghadirkan nara sumber sebagai tokoh sentral, dan melibatkan audience (listener) untuk memberi tanggapan dan komentar melalui telepon dan sms terhadap tema yang sedang dibedah atau dibahas nara sumber.
Untuk kota sekecil Subang, sebenarnya acara semacam itu sangat positif, setidaknya membangun budaya demokrasi yang saat ini diagung-agungkan dari tingkat atas hingga tingkat RT, dan sebagai pembelajaran kritis dan melek politik terhadap permaslaahan yang dihadapi.
Namun, entah dengan alasan apa acara itu dihentikan, terhitung dari malam ini, yang menurut puluhan sms yang masuk ke hp saya, atas permintaan penguasa otoriter yang ada di kota ini. Dari kaca mata awam, saya melihat sikap otoriter itu terlalu berlebihan dilakukan (jika benar) oleh bupati. Jabatan dan kekuasaan sudah masuk ke dalam privacy perusahaan, yang secara garis organisasi tidak ada jalurnya…
Tindakan itu bukan yang pertama kalinya, sebelumnya media cetak, termasuk SINDO, gara-gara membuat berita yang dianggap negatif, juga “dilarang masuk” ke pemda. Ironis memang, jika alat pengawal demokrsai bernama media yang memberi pencerdasan masyarakat dianggap jadi musuh bebuyutan bagi samng diktator, yang berakhir pada pembredelan…
Sampai kapan masalah ini dibiarkan dan terus berlanjut???????
22:20 Permalink | Comments (0) | Email this
