« 2008-11 | HomePage
| 2008-11 »
10.11.2008
Ah Dasar Bedebah Kau !!!

Ketika semuanya diukur dalam bentuk materi
Maka enyahlah Tuhan aku, kamu dan kita
Yang ada adalah ruh dan jiwa yang menanti saat-saat perpisahan
Nurani bukan lagi jadi imam
Kejujuran tidak lagi memimpin
Mata tanpa bathin, hati sudah lama dirajam
Apa sebenarnya yang dicari?
Masih kah kamu meraja saat kain kafan, nisan kau sematkan?
Atau, biarkan aku menyolatkanmu, sebelum saatnya tiba...
Ah dasar bedebah kau!!!
Jengah dengan yang mereka agung-agungkan.
“Ini hidupku; ini pilihanku; ini hasil jerih payahku; ini waktuku; ini mauku; ini yang aku suka; ini hakku!”
Hidup sendiri bersama keakuan.
Berteriak lantang lupa diri.
Memuja akal melumpuhkan hati.
Menutup rapat cahaya Ilahi.
Tak ingat yang menguasai akal,
dan membolak-balikkan hati.
Padahal bagi-Nya adalah mudah.
21:48 Permalink | Comments (0) | Trackbacks (0) | Email this | Tags: curhat, bedebah, iblis, kabupaten subang



