annas...

pindah rumah ke http://jejakannas.wordpress.com/

Photo
About Me






Komunitas Blogger Subang

link annas

  • yankur tobelo
  • vidya bandung
  • tiara
  • resita
  • ragil duta
  • raditya dika
  • pritha mori
  • pesanan
  • linda
  • Lia
  • Kang Arul
  • istribawel
  • hanungbramantyo
  • gradien
  • gagas media
  • faradina
  • empiris
  • elkindy-lbh OI
  • dewi rika
  • detha
  • dede abd
  • dahlia
  • buya AAA bone
  • argunpunk
  • agus majalengka
  • aben bin anton

bacaan annas

  • ANTARA
  • INILAH.COM
  • OKE ZONE
  • PIKIRAN RAKYAT
  • SEPUTAR INDONESIA
  • VIVAnews

awak sindo

  • army
  • dini
  • ephoy
  • Gin-Gin
  • irvan
  • kris
  • raka zaipul
  • Tantan
  • Ugie Prasetyo
  • ulum
  • wisnoe
  • yogi pasha
  • Yovan

Alumni 22 DN JKT

  • Alumni 22 DN JKT
  • dhiaulhaq
  • erwin qurs
  • indra rubiyanto
  • nailah asyegaf
  • nanang mubarok
  • nurul afifah
  • ree-ree
  • yankoer
  • zakki muttaqien

bloger subang

  • abudl latief
  • aditya kamaruzzaman
  • ai supartini
  • aliyudin
  • anda suhendar
  • arief
  • ayumi
  • bagus purwanto
  • be kindes
  • bisma
  • bos bloger subang
  • Brian Deryansyah
  • caisar muda
  • carsono
  • cat mutz
  • dian sri mulyani
  • emiel
  • fathar
  • haripitrajaya
  • haryanto
  • igun
  • imam hidayat
  • imoel
  • indri viergianti
  • kakasuminta
  • kakilima
  • karya dan inspirasinya
  • kosasih
  • lasmanawati
  • memory's abg
  • Mr. Riouzy
  • Nurafifah Azzikrillah
  • okirosgani
  • pendekar yo-yo
  • rifqi
  • rika prihantini
  • santi susanti
  • seni atussaadah
  • soemantri
  • tarjum
  • ujang
  • widaningsih
  • yoe
  • yohana
  • yudi

« Ketika Peluk Itu Bermakna Spirit | HomePage | Item-item Bolong Tengahe »

11.12.2008

Ali Alatas Tutup Usia

Mantan menteri luar negeri Ali Alatas tutup usia di Rumah Sakit Mount Elizabeth Singapura pukul 07.30 WIB, Kamis, 11 Desember 2008. Ali Alatas adalah salah satu diplomat handal Indonesia, selain mendiang Adam Malik.

Tak heran jika Ali Alatas sampai akhir hayatnya tetap dipercaya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi anggotan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) bidang hubungan internasional.

Ali Alatas, karena saking handalnya, dijuluki sebagai singa tua diplomat Indonesia. Dia menjabat Menteri Luar Negeri (1987-1999) dalam empat kabinat dan pernah dinominasikan menjadi Sekjen PBB oleh sejumlah negara Asia pada 1996.
Selama dua dasawarsa lebih, Alex (nama panggilannya) memperlihatkan kelas tersendiri sebagai diplomat.

Pada masa kecil ia bercita-cita menjadi pengacara. Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia 1956, kelahiran Jakarta 4 November 1932 ini, meniti karier sebagai diplomat sejak berusia 22 tahun. Sesaat setelah menikah, dia mengawali tugas diplomatnya sebagai Sekretaris Kedua di Kedutaan Besar RI Bangkok (1956-1960).

Sebelumnya, dia sempat berkecimpung dalam dunia jurnalistik sebagai korektor Harian Niewsgierf (1952-1952) dan redaktur Kantor Berita Aneta (1953-1954).
Selepas bertugas di Kedubes RI Bangkok, dia kemudian menjabat Direktur Penerangan dan Hubungan Kebudayaan Departemen Luar Negeri (1965-1966).

Lalu ditugaskan menjabat Konselor Kedutaan Besar RI di Washington (1966-1970). Kembali lagi ke tanah air, menjabat Direktur Penerangan Kebudayaan (1970-1972), Sekretaris Direktorat Jenderal Politik Departemen Luar Negeri (1972-1975) dan Staf Ali dan Kepala Sekretaris Pribadi Menteri Luar Negeri (1975-1976).

Kemudian, dia dipercaya menjalankan misi diplomat sebagai Wakil Tetap RI di PBB, Jenewa (1976-1978). Kembali lagi ke tanah air, menjabat Sekretaris Wakil Presiden (1978-1982). Lalu, kemampuan diplomasinya diuji lagi dengan mengemban tugas sebagai Wakil Tetap Indonesia di PBB, New York (1983-1987). Selepas itu, ia pun dipercaya menjabat Menteri Luar Negeri (1987-1999) dalam empat kabinet masa pemeritahan Soeharto dan Habibie.

Saat menjabat Wakil Tetap Indonesia di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dia harus menghadapi berbagai kritikan mengenai masalah Timor Timur. Apalagi saat pecah insiden Santa Cruz yang menewaskan puluhan orang pada 12 November 1991, dia cekatan untuk meredam kemarahan dunia. TB Ardi Januar - Okezone

22:40 Permalink | Comments (0) | Trackbacks (0) | Email this | Tags: ali alatas

Trackbacks

The URL to Trackback this post is: http://anas-nkh.blogspirit.com/trackback/1679542

Post a comment

 
Reporting an illicit content | Legal notice about this blog